Bismillah…
Photo ini di ambil saat aku dan 6 orang temanku ini mengadakan rihlah ke cigamea (23 Agustus 2007). Menyenangkan ya kalau punya temen itu. Apalagi kebersamaan itu dalam rangka kebaikan dan mengingatkan untuk selalu dekat dengan Allah. Di Cigamea ini kami banyak membicarakan bagaimana forum silaturahim yang kami singkat jadi ForSil 2005 (soalnya satu SMA dan satu tahun kelulusan; 2005).
Banyak hal yang dibicarakan. Pembicaraan itu antara lain, kedepan forsil haruslah lebih punya manfaatnya. Hubungan pertemanan itu bukan terjalin untuk waktu yang dekat saja. Lebih lama, waktu yang panjang, kalau Allah berkenan sampai tua dan mati pun semoga berteman di forsil masih terjaga dengan niat karena Allah.
Suatu saat temen-temen Insya Allah sudah ada yang jadi konsultan pajak, sudah ada yang jadi pelaut, sudah ada yang jadi programer, jadi pedagang (pengusaha), jadi wartawan, atau bolehlah temen-temen jadi presiden… Kapasitas kebaikannya harus terus bertambah. Niatnya sih terus saling berkordinasi, saling menjaga persaudaraan dalam hal membangun menjadikan kehidupan yang lebih baik. Amin. Apapun profesinya, kita adalah muslim, apapun pangkat dan kedudukannya kita semua adalah muslim… Jadi… Jangan lupakan jati diri temen-temen bahwa setiap muslim adalah saudara bagi muslim lainnya dan muslim haruslah bisa memberikan manfaat bagi muslim lainnya. Ya kan?
Oh iya, satu hal yang jadi guyonan dan ngena… Kalau di perhatikan photonya, kita teh bertujuh ya? Terus Nandang “nyeletuk deh…” apa coba… Katanya jadilah seperti 7 pemuda kahfi. T_T hik… Haru… Sedih deh kalau mendengar yang demikian.. Merinding juga siiih… Iya deh, amin… Moga saja kita selamat dari kejahiliahan diri kita sendiri… Sesuai lirik nasyid dari shoutul harokah… “Harapan itu masih ada…” Berjuanglah… Untuk kehidupan ummat yang lebih baik saudaraku! Wallahu’alam.
Gak nyangka udah hampir setahun… Wuih… Kapan ya rihlah lagi… Barengan ke Cigamea.
